Anggota DPR Dapil Sumsel Didominasi Wajah Baru

JAKARTA – Akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat berhasil menetapkan hasil penghitungan rekapitulasi suara nasional secara manual untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dengan suara sah 3.458.250, di Hotel Borobudur Jakarta, kemarin. Namun pihak KPU belum meneken nama-nama calon anggota legislatif untuk DPR-RI, termasuk yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Sumsel. KPU masih diberi waktu hingga 9 Mei membereskan seluruh daftar nama yang akan mengisi kursi di Senayan.

Di daerah pemilihan (dapil) Sumsel 1, diperkirakan Partai Golkar meraih 3 kursi, Demokrat, PDIP, Gerindra, PKS, dan PAN masing-masing satu kursi. Total kursi di dapil ini adalah 8 kursi. Sedangkan di Dapil 2, diperkirakan Partai Golkar, dan Demokrat masing-masing meraih 2 kursi, PDIP, PKS, Gerindra, PAN, dan Hanura masing-masing satu kursi. Total dapil 2 ini berjumlah 9 kursi. (lihat table).
Berdasarkan perolehan suara yang diolah Centre for Electoral Reform (Cetro) yang lolos ambang batas parliamentary threshold (PT) 2,5% secara nasional (sementara), dapat diprediksi para caleg yang berpeluang besar melenggang ke Senayan adalah wajah baru.
Dapil Sumsel 1–asumsi sembilan parpol yang lolos PT–ada 1.206.051 suara sah, dengan BPP tahap pertama sebanyak 150.756 suara, lalu BPP tahap kedua sebanyak 75.378 suara, berikutnya dihitung berdasarkan suara terbanyak berikutnya.
Wajah baru di dapil ini antara lain Dodi Reza Alex (Golkar), Masagus Uzwar Fatommy (Golkar), Syofwatillah Mohzaib (Demokrat), Edhy Prabowo (Gerindra), Ahmad Hafidz Tohir (PAN). Sedangkan wajah lama itu antara lain Kahar Muzakir (Golkar), Nazaruddin Kiemas (PDIP), dan Mustafa Kamal (PKS).
Bagaimana dengan dapil Sumsel 2? Dari asumsi sembilan parpol yang lolos PT, ada 1.439.317 suara sah. BPP tahap satu di dapil Sumsel 2 sebanyak 159.924 suara, BPP tahap kedua sebanyak 79.962 suara. Golkar diperkirakan mendapatkan dua kursi dari BPP pertama, Demokrat dan PDIP masing-masing raih satu kursi dari BPP satu. Sedangkan, BPP putaran kedua didapat oleh Demokrat, PKS, Gerindra, PAN, dan Hanura masing-masing dapat satu kursi.
Dilihat dari perolehan suara, caleg yang diperkirakan berpeluang besar dan mendominasi masuk Senayan di dapil 2 ini juga wajah baru. Di antaranya Tantowi Yahya dan Bobby Adityo (Partai Golkar), Prof Mahyudin NS dan Juhainie Alie (Demokrat), KH Bukhori (PKS), Nuriswanto (Gerindra), Hanna Gayatri (PAN), dan HA Fauzi Achmad (Hanura). Sedangkan wajah lama di dapil Sumsel 2 yang bertahan hanya Duddhie Makmun Murod (PDIP).
Sementara itu, hingga tadi malam (2/5) rekapitulasi suara nasional secara manual yang sudah ketok palu sebanyak 40.039.240 suara sah, termasuk suara Provinsi Gorontalo yang terakhir disahkan oleh Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary. Namun suara Gorontalo rincian dari parpolnya belum dirilis ke media massa. Beberapa menit sebelumnya, sebelum ditambah suara Gorontalo suara sah mencapai angka 39.507.185 suara.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih unggul di posisi teratas dengan perolehan 6.988.227 suara atau sekitar 17,69 persen. Terpaut hanya 0,30 persen Partai Demokrat menyusul pada posisi kedua. Partai SBY itu meraup angka 6.868.507 atau sekitar 17,39 persen. Di posisi ketiga dipegang Partai Golkar dengan perolehan 5.927.737 suara atau sekitar 15,00 persen.
Posisi keempat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mampu meraih 2.813.646 suara atau 7,12 persen. Membayangi Partai Amanat Nasional (PAN) di posisi kelima dengan perolehan 2.763.377 suara atau 6,99 persen. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap pada posisi keenam dengan perolehan 2.076.038 suara atau 5,25 persen. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya mampu mengumpulkan 1.824.637 suara atau 4,62 persen.
Partai Prabowo Subianto menunjukkan taringnya. Meski sebagai “pemain” baru, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mampu mengumpulkan 1.798.127 suara atau 4,55 persen. Posisi sembilan besar
disabet oleh Partai Hati Nurani Bangsa (Hanura) dengan perolehan 1.473.469 suara atau 3,73 persen. Sementara itu, seluruh partai peserta pemilu lainnya tak mampu naik hingga 2 persen.
“Suara sah dari provinsi yang sudah ditetapkan yaitu Sumatera Barat (2.022.541 suara sah), Jambi (1.292.650), Sumatera Selatan (3.458.250), Lampung (3.491.266), Bangka Belitung (459.227), Kepulauan Riau (593.568), Jawa Tengah (15.072.888), DI Jogjakarta (1.752.775), Banten (3.990.958), Bali (1.699.468), Kalimantan Barat (2.036.704), Kalimantan Tengah (872.362), Sulawesi Utara (1.239.392), Sulawesi Tenggara (993.592), dan Sulawesi Barat (531.544),” papar Hafiz.
Dia mengatakan, KPU akan berusaha keras menyelesaikan rekapitulasi seluruh provinsi secara manual. “Termasuk suara dari luar negeri akan kita segerakan. Sebelum 9 Mei harus sudah selesai, kita akan kejar walau harus rapat malam-malam,” tukasnya.(05)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: